Haidku memang sudah terlambat sepekan. Tapi masih tak terpikir kalau aku hamil lagi, rasanya belum siap.
Besok paginya, hari Sabtu, moodku sedang baik dan ingin jalan pagi. Aku mendorong troli Jihan, iseng jajan, belanja sayur, dan membeli kebutuhan dapur, kutempuh jarak ratusan meter dengan berjalan cepat (namanya juga lagi goodmood). Nanti siang insya Allah Mase akan menjemputku untuk melihat rumah yang akan kami huni di pesantren, sekalian membawa barang-barang kecil yang bisa dibawa.
Sampai di rumah, entah mengapa tiba-tiba aku merasa pusing dan tidak enak badan. Padahal tadi rasanya sehat saja.
__________
Mase datang, aku langsung ke kamar mandi untuk bersiap. Ternyata aku haid. Alhamdulillah, lega rasanya, berarti yang kurasakan kemarin hanya firasat belaka. Aku membantu mase mengangkut barang ke atas mobil pesantren, lalu bersiap berangkat.
Mobil baru berjalan beberapa ratus meter, saat aku merasakan mulas di perutku, seperti nyeri haid. Sudah lama sekali aku tidak pernah kesakitan saat haid. Kupikir, 'Ah, mungkin ini pengaruh dari haidku yang terlambat', dan aku tak ambil pusing.
Sore harinya, kami pulang dari pesantren, perutku sudah tidak melilit, tapi darah haidku juga berhenti.
__________
Aneh, darah haidku tidak keluar lagi setelah sore itu. Aku juga makin lemas, pusing, dan lesu. Rabu besok kami akan pindahan ke pesantren, jadi aku tetap harus packing meskipun sedang tak enak badan.
Berkonsultasi dengan beberapa teman tentang masalah haid dan flek kehamilan, aku akhirnya memutuskan untuk memcoba testpack. Seandainya betul hamilpun, tak ada salahnya aku mengetahuinya sejak dini, daripada harus mengalami kejadian yang tak diinginkan.
__________
Subuh hari Rabu sebelum kami pindahan, Mase masih di masjid, padahal aku harus segera shalat subuh untuk finishing packing. Tidak mungkin menunggu Mase pulang dan melakukan test bersama. Bismillah, aku melakukan tes urine sendirian.
Ya Allah, anak adalah rezeki dari-Mu, tak pantas aku mengeluhkan hadiah-Mu. Berilah aku kekuatan dan kesabaran untuk mendidik anak-anakku kelak.
Saat Mase tiba dari masjid ...
"De, gimana, udah dicoba testpacknya?"
"Sudah dong, tu lihat aja sendiri di situ."
"Haaaaaa...?! Dua garis tu artinya positif kan De?"
Aku hanya tertawa.

No comments:
Post a Comment