Semester ini, aku menginjak semester satu (seharusnya dua, tapi aku mengambil cuti semester lalu). Berarti, aku harus mendapatkan nilai yang baik agar terbebas dari huruf D.
Aku memilih markaz di pesantren Al-Bina Bekasi. Bagaimanapun juga, aku dan Mase harus LDR-an selama kurang lebih sepekan.
__________
Akhirnya hari H tiba, aku diantar mase menggunakan mobil pesantren. Hmm, ternyata tujuan kami cukup jauh. Apalagi fisikku sedang kurang fit karena beberapa hari terakhir begadang kebut pelajaran dan menangani Jihan yang tantrum. Jihan pun tampaknya kelelahan dan terbawa stress mamanya. Bismillah ya Allah, beri aku kekuatan.
Di Bekasi, banyak adik-adik kelasku di pesantren yang sekarang juga sedang melaksanakan ujian. Mereka sedikit banyak membantuku mengurus Jihan. Tentu meminta tolong pada yang dikenal bertahun-tahun lebih mudah ketimbang merepotkan orang yang baru kita kenal.
__________
Kegiatan rutin di Bekasi adalah menggendong Jihan kemana-mana dan naik turun tangga. Aku cukup kelelahan dengan aktifitas ini, ditambah hawa dingin AC di asrama tempat kami tinggal membuat tenagaku terforsir. Akhirnya, aku dan Jihan tumbang. Aku terkena flu (padahal aku jarang flu), dan Jihan demam tinggi.
Sebagai wanita yang jauh dari suami, hamil muda (4 bulan), flu berat, ga punya hape (hapeku rusak karena kebanting sebelum berangkat ke Bekasi, hehe), anak sakit, dan dalam masa ujian, tentunya tingkat stressku meningkat tajam. Tapi bi idznillah aku masih bisa menguatkan diri untuk menjalani semuanya. Meskipun di akhir ujian aku memilih ngelaju ketimbang harus tinggal di asrama yang sangat dingin itu. Maklum lah, manusia kamfung tak kuat AC, hehe.
Alhamdulillah, setelah selesai ujian, perasaanku lega tak terkira. Aku kembali ke aktifitas harianku, IRT. Allah, tiada kekuatan dan daya kecuali dari-Mu.

No comments:
Post a Comment