Laman

Friday, May 20, 2016

Semarang 2

Aku menjalani hari-hari seperti biasa. Mengurus Jihan, mengerjakan pekerjaan rumah meskipun jauh lebih sedikit dibanding di Bogor dulu. Jihan juga lebih banyak di-handle oleh Eyang dan tante-tantenya.

Aku sudah menentukan tanggal kelahiran calon bayi kami, yaitu tanggal 13 April. Sengaja kupilih hari Rabu, karena aku, mase, dan Jihan kebetulan lahir di hari yang sama. 

Semakin hari, rasa sakit di perut bagian bawahku makin mengganggu. Dokter bilang aman, tapi tak menyebutkan sebabnya. Itulah yang kadang membuatku tidak puas dengan jawaban beliau dan bertanya terus menerus, hingga nyaris terdengar seperti keluhan.

Terlebih ketika perut mulai kaku lantaran sedikit lebih banyak bekerja daripada biasanya, aku hanya bisa berbaring, mengistirahatkan baby yang mulai 'protes'.


No comments:

Post a Comment